Translate
Rabu, 31 Oktober 2012
Wasit Mengeluarkan 17 Kartu Merah dalam Satu Laga
Wasit mengusir delapan pemain dari masing-masing tim.Laga Liga Apertura Uruguay antara Wanderers melawan Juventud berakhir imbang 3-3. Namun, laga berakhir kacau setelah wasit, yang sudah mengeluarkan satu kartu merah dalam pertandingan, mengeluarkan 16 kartu merah usai peluit panjang.
Tensi memanas saat kubu Wanderers merasa mereka seharusnya mendapatkan penalti setelah pemain mereka Gaston Rodriguez dijatuhkan di pengujung laga.Protes tersebut berkembang menjadi adu jotos dan saling tendang antarpemain. Wasit Leodan Gonzalez pun mengeluarkan kartu merah kepada delapan pemain masih-masing tim. Tingkah para pemain ini juga memicu emosi pendukung kedua tim yang saling lempar batu.
Presiden Juventud Yamandu Costa pun berencana untuk menjatuhkan hukuman kepada pemain yang terlibat perkelahian. "Ada dua hal berbeda terjadi hari ini. Pertama, pertandingan yang berlangsung seru, kedua tim masing-masing mencetak tiga gol. Kedua, kejadian selepas pertandingan saat para pemain berkelahi.
Maraknya bahasa ‘elo-gue’ di Pelosok Yogyakara Dari Luar Jakarta
Sudah banyak cerita yang kita dengar mengenai orang yang terkaget-kaget ketika pulang kampung dan mendengarkan siaran radio. Bukan apa-apa, mereka terkejut karena para penyiar radio di sana bicara seperti lagaknya penyiar radio Jakarta.Penggunaan kata “elo”, “gue”, “bokap”, “nyokap” dsb sudah seperti makanan harian saja. Mengapa fenomena ini terjadi?“Hal itu terjadi karena [mereka] ingin kelihatan modern,” kata Ivan Lanin, pencinta bahasa Indonesia dan kontributor Wikipedia. “Dan bahasa Indonesia dengan ragam Betawi itulah yang dianggap modern. Sementara bahasa daerah dianggap sebagai sesuatu yang kuno dan ndeso.”Bagaimana awalnya? Salah satu dugaan, ini bisa dibilang berawal dari kehadiran jaringan radio dari Jakarta di daerah-daerah pada awal tahun 2000-an.Ryu Deka, seorang mantan penyiar radio di Yogyakarta menyebut bahwa kehadiran Prambors Radio tahun 2002 adalah awal dari menyebarnya gaya Jakartanisasi di sana.“Saya dulu salah satu yang turut mendirikan Prambors di Yogya tahun 2002. Waktu itu namanya masih Jogja Radio. Kami memang sengaja mengadopsi gaya penyiar Jakarta, misalnya cara bicara yang cepat dan nadanya yang tinggi dan tentu saja memakai ‘elo-gue’,” kata Ryu.Banyak pihak yang mengkhawatirkan gaya bahasa Jakarta ini akan menghilangkan identitas kedaerahan. Ivan mengatakan, “Seperti kata pepatah, alah bisa karena biasa. Bisa-bisa nanti bahasa ragam Betawi ini dianggap sebagai satu-satunya ragam bahasa Indonesia yang benar.”Kekhawatiran Ivan sangat masuk akal. Tak terbayangkan bila gaya bahasa seperti ini menyebar hingga kota-kota kecil dan identitas kedaerahan mereka akan makin terkikis — bila tidak hilang sama sekali. Apalagi, penyebaran sinetron yang ditayangkan nyaris semua televisi nasional juga makin gencar mempromosikan gaya bahasa ala Betawi ini.Hilangnya bahasa daerah ini bukan pepesan kosong belaka. Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pada pengujung abad 21, bahasa daerah di Indonesia yang tadinya berjumlah 746 bahasa terancam menyusut hingga tinggal 75 bahasa.Untungnya, sebagian besar warga Yogyakarta memiliki kearifan lokal untuk menolak penyeragaman gaya berbahasa seperti itu. Kebanggaan mereka dengan bahasa daerah dan logat kedaerahan sanggup melawan kehadiran gaya “elo-gue” yang marak di media.“Awal ketika radio-radio menggunakan gaya bahasa Jakarta, timbul kehebohan. Tapi lama-lama hal seperti itu tidak bisa diterima. Orang Yogya sangat bangga dengan kelokalannya. Kalau radio mengadopsi mentah-mentah gaya bahasa orang Jakarta, itu akan ditolak pendengar,” kata Ryu.
Selain itu, penggunaan bahasa ragam Betawi ini kebanyakan masih terbatas pada perbincangan informal. “Kalau di Bahasa Indonesia kan gaya bahasa formal dengan informal sangat jauh. Selama penggunaan bahasa ragam Betawi itu masih di ranah informal, tidak ada masalah,” Ivan menjelaskan.Walau begitu, kewaspadaan terhadap arus penyeragaman bahasa ini tetap harus ada. Jangan sampai keinginan untuk diidentikkan sebagai masyarakat modern malah membunuh keberadaan bahasa daerah. Perlu ditekankan bahwa bicara dengan bahasa daerah atau logat kedaerahan bukanlah hal yang memalukan — apalagi suatu keterbelakangan.“Jangan sampai kita seperti pepatah ‘gajah di seberang lautan tampak, kuman di pelupuk mata tidak’. Kita mencari sesuatu yang modern dari jauh tapi melupakan kekayaan bahasa daerah sendiri. Bahasa daerah itu indah dan menyenangkan untuk didengar
Petuah stiker-stiker Di kota
Ketika bahasa-bahasa gaul yang teramat kreatif macam “4L4y” dan “ciyus” menginvasi kosa kata dan tata bahasa kita, stiker-stiker angkutan kota tetap setia memainkan kata dengan bahasa yang baik dan sederhana. Kadang mereka membuat kita terbahak-bahak dalam hati, kadang juga membuat kita tersenyum penuh arti.
Awas!!!,Mobil Anda Jadi Sarang Bakteri!
Tanpa kita sadari, mobil yang kita kendarai ternyata menjadi 'sarang' bakteri. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Michigan bersama Ford Motor Co., mengungkap bahwa terdapat beberapa daerah dalam kabin yang kerap dihinggapi dan menjadi tempat untuk berkembang biak.Para peneliti mengambil sampel dari 10 permukaan yang sering mengalami kontak dengan penumpang, dalam hal ini yang dipakai adalah mobil Ford. Permukaan tersebut dibersihkan dengan lap dan jumlah bakteri yang menempel diukur.Alhasil, lingkar kemudi dan tempat minuman (cupholder) merupakan tempat sebagian besar bakteri berkumpul. Cindy Peters, Teknisi Ahli Ford, memberikan analisa bahwa kontak dengan tangan adalah pemicu berkumpulnya bakteri di setir. Sementara untuk di cupholder, tumpahan minuman yang tak segera dibersihkan juga menjadi makanan bagi mikroba.Penelitian ini merupakan bagian dari program pengembangan bahan interior dan pelapis yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri."Temuan yang dihasilkan menunjukkan, interior mobil merupakan ekosistem yang kompleks, berisi triliunan mikroorganisme yang dapat berinteraksi satu sama lain. Dalam hal ini termasuk dengan manusia dan lingkungan sekitarnya," beber Dr. Blaise Boles, Microbial Ecologist, yang bertindak sebagai ketua tim peneliti.Tujuan jangka panjang dari riset ini adalah untuk mendefinisikan ekologi mikroba di kabin. Dengan cara tersebut, desain interior bisa dioptimalkan, khususnya bahan yang memberikan kenyamanan dan ramah lingkungan.
Paling menjanjikan dari penelitian ini adalah pengembangan lapisan yang mengandung perak-ion. Bahan ini selain steril bisa juga mematikan pertumbuhan mikroba.
Mengungkap asal usulnya Patih Gajah Mada yang misterius
Keberadaan dan asal-usul pahlawan yang kondang dengan Sumpah Palapa ini masih menjadi misteri bagi semua orang. Bahkan para ahli sejarah pun belum menemukan kata sepakat dimana dia dilahirkan. Dimana dia dibesarkan sampai bagaimana sosok Patih Gajah Mada menghabiskan masa tuanya sampai saat ini menjadi tanda tanya besar. Serta menjadi teka-teki sejarah yang belum terpecahkan.Ada bahasan menarik yang disampaikan oleh sastrawan Anuf Chafiddi atau sering dipanggil Viddy AD Daery dalam makalahnya dalam Seminar Sesi II tentang Kontroversi Gajah Mada dalam Perspektif Fiksi dan Sejarah di Borobudur Writers & Cultural Festival 2012 di Manohara Hotel, Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jateng.Secara tegas dirinya memberikan judul dalam makalahnya; "Foklor Mengenai Gajah Mada Lahir di Modo, Lamongan" yang artinya menyatakan dirinya yakin bahwa Gajah Mada dilahirkan, besar dan mati di Lamongan, Jatim."Gajah Mada pahlawan maha besar nusantara itu lahir di wilayah Lamongan, Jawa Timur? Untuk menjawab pertanyaan itu akan menimbulkan berbagai macam jawaban kalau ditanyakan ke banyak orang. Namun kalau ditanyakan kepada saya. Jawaban saya adalah betul," ungkap Viddy.Ada lima alasan yang menjadikan Viddy yakin bahwa Gajah Mada berasal dari Lamongan, Jatim. Alasan itu di antaranya, di daerah Desa Modo dan sekitarnya termasuk Desa Pamotan, Desa Ngimbang, Desa Bluluk, Desa Sukorame dan sekitarnya tersebar foklor atau cerita rakyat. Dongeng dari mulut ke mulut mengisahkan bahwa Gajah Mada adalah kelahiran wilayah Desa Modo.Kelima desa itu merupakan daerah ibu kota sejak didirikan jaman Kerajaan Kahuripan Erlangga. Bahkan anak cucu raja juga mendirikan ibu kota di situ. Alasanya strategis alamnya bergunung-gunung, bagus untuk pertahanan dan dekat dengan Kali Lamong cabang Kali Brantas. Selain itu ada jalan raya Kahuripan-Tuban yang dibatasi Sungai Bengawan Solo di Pelabuhan Bubat (kini bernama Kota Babat). Ibu kota ini baru digeser oleh cicit Airlangga ke arah Kertosono-Nganjuk.Kemudian baru di zaman Jayabaya digeser lagi ke Mamenang, Kediri. Selanjutnya oleh Ken Arok, digeser masuk lagi ke Singosari. Baru kemudian oleh R Wijaya dikembalikan ke arah muara yaitu ke Tarik. Namun, anaknya yang akan dijadikan penggantinya yakni Tribuana Tunggadewi diratukan di daerah Lamongan-Pamotan-Bluluk lagi yaitu di Kahuripan alias Rani Kahuripan, Lamongan."Ketika Gajah Mada menyelamatkan Raja Jayanegara dari amukan pemberontak Ra Kuti, dibawanya Jayanegara ke arah Lamongan yaitu di Badender (bisa Badender Bojonegoro, bisa Badender kabuh, Jombang, keduanya memiliki rute ke arah Lamongan (Pamotan-Modo-Bluluk dan sekitarnya). Itu sesuai teori masa anak-anak dimana kalau anak kecil atau remaja berkelahi di luar desa pasti jika kalah lari menyelamatkan diri masuk ke desa minta dukungan. Di desanya banyak teman, kerabat maupun guru silatnya. Saya kira Gajah Mada juga menerapkan taktik itu,"ungkapnya.
Sebuah situs kuburan Ibunda Gajah Mada, yaitu Nyai Andongsari juga menjadikan Viddy yakin bahwa patih kerajaan jaman Majapahit itu berasal dari Lamongan. Kemudian juga ada situs kuburan yang sampai saat ini menjadi perdebatan dan kontroversial yang diyakini warga sekitar merupakan kuburan patih Gajah Mada. Namun, kuburan itu dalam posisi dan berkarakter kuburan islam."Kuburannya menghadap ke arah persis sebagaimana kuburan orang Islam. Kalau misalnya hal ini benar maka wajar saja masa tua Gajah Mada tidak ditulis di babad-babad atau kitab kuno. Sengaja disisihkan atau dihapus dari sejarah karena Gajah Mada mungkin dianggap 'murtad' atau semacam itu," jelasnya.Arkeolog sekaligus sejarawan Fakultas Sejarah Universitas Indonesia (UI) Agus Aris Munandar menyatakan secara arkeologis belum ditemukan data tentang asal muasal dan keberadaan pasti Gajah Mada. Bahkan beberapa temuan prasasti-prasasti yang menyinggung tentang cerita Gajah Mada belum dan tidak bisa digunakan untuk penelitian dan memastikan benang merah sejarah cikal bakal Gajah Mada itu sendiri.
"Beberapa data soal keberadaan Gajah Mada yang belum digunakan. Data Gajah Mada secara arkeologis tidak ada. Yang ada nanti jika digunakan menjadi tafsir di atas tafsir. Prasasti yang terabaikan itu diantaranya: Prasasti Gajah Mada di situs Candi Singosari (Tahun 1351 M), Prasasti Relief Mahameru (Pawitra) yang menjelaskan Mahameru sebagai titik asis mundi.Kemudian penemuan Candi Tikus di situs Trowulan yang gayanya mirip Candi Singosari. Mungkinkah Candi Tikus diperintah Gajah Mada untuk dibangun."Candi Kepung 7 meter di muka tanah sangat dekat dengan Candi Tikus di Kepung Kediri. Ada lagi Prasasti Hemadwalandit, Prasasti Bendodari (Tahun 1360 M),"tuturnya.Agus Aris menyatakan karena tidak ada bukti arkeologis yang ditemukan terkait keberadaan dan cikal bakal Gajah Mada dan saking menariknya tokoh yang satu ini, banyak sekali daerah yang sampai mengklaim secara lisan bahwa di daerah mereka merupakan asal muasal maupun tempat meninggalnya Gajah Mada."Ada yang mengakui bahwa Gajah Mada dari Buton, Gajah Mada dari Wange-wange Bali. Ada yang bahkan mengatakan bahwa Gajah Mada adalah keturunan pasukan Tor-Tor,"ungkap Agus Aris Munandar.Sampai saat ini, penelitian Arkeologi belum berhasil menemukan jati diri, sosok Gajah Mada yang seutuhnya. Sebab dari arkeologi sejarah, mempunya peringkat validitas data.
"Data primer, data sekunder dan data tertier. Berita- berita dari mulut ke mulut (folklor) itu, menurut Aris itu merupakan data tersier dan bersifat negatif. Data primer prasasti itu mutlak dan dibuat pada jamanya. Prasasti dengan angka tahun dihargai dengan angka tahun. Data pendukung: zaman, bergeser. Negarakertagama lebih falid dari Pararathon. Ada peringkat yang tidak bisa kami tabrak begitu saja. Silahkan multi tafsir nanti akan diperbaiki,"
7 Keunggulan Dari Nexus 7 Dibandingkan iPad Mini
Kehadiran iPad mini mungkin menjadi berita utama, tapi gadget itu sebenarnya bukan apa-apa jika dibandingkan dengan Nexus 7. Berikut alasan mengapa Nexus 7 mengalahkan iPad mini dengan mudah.Yang pertama (dan yang paling jelas), produk Apple lebih mahal. Model dasar Nexus 7 dijual dengan harga $129 (setara Rp1,25 juta) — lebih murah daripada iPad Mini versi dasar. Bagi kebanyakan orang, perbedaan tersebut signifikan. Uang tersebut bisa dipakai membeli sebuah hard disk SSD 128GB yang mampu mempercepat kerja komputer Anda, sebuah monitor 21 inci 1080p atau smartphone yang fantastis seperti Droid RAZR M seharga $99 (Rp954,43 ribu).Jika Anda ingin hidup seperti J.F. Sabastian, ilmuwan "Bladerunner" yang hanya bertemankan robot, iPad dan aplikasi asisten suara Siri-nya memang cocok untuk Anda. Siri akan mengikuti keanehan Anda, memberikan omong kosongnya yang sudah diprogram sebelumnya jika Anda mengajaknya untuk menari atau bertanya yang aneh-aneh.
Namun, jika Anda punya teman sungguhan dan keluarga untuk diajak bicara, lebih baik Anda menggunakan asisten suara Google Now pada Nexus 7. Ingin tahu film apa yang dibintangi oleh Russell Crowe atau siapa yang menang pertandingan sepak bola? Mengapa tidak menelepon, mengirim SMS atau membuka email? Google Now akan melakukan itu semua, tanpa ada keanehan seperti di Apple.Pada konferensi pers peluncuran iPad mini, Marketing SVP Apple, Phil Schiller, mengatakan bahwa iPad Mini dapat menampilkan satu halaman web dengan lebih banyak karena memiliki layar yang lebih besar dan sedikit menggunakan bar navigasi yang terlalu banyak memakan ruang layar. Itu pernyataan bagus, tetapi kenyataannya, layar 1280x800 piksel milik Nexus 7 memiliki lebih banyak piksel dari iPad Mini yang hanya memiliki layar 1024x768 piksel.Dengan menempatkan lebih banyak piksel pada layar yang lebih kecil (7-inci vs 7,9 inci), tablet Google memiliki kepadatan layar hingga 215 piksel per inci (ppi), dibandingkan dengan 162 ppi pada iPad mini. Itu berarti, Nexus 7 memiliki gambar yang lebih tajam dan dapat menampilkan video HD dalam resolusi asli.Anda dapat menggunakan kabel USB untuk mengisi ulang Nexus 7, yang merupakan satu-satunya tablet besar yang menggunakan port micro USB standar untuk pengisian baterai. Di sisi lain, iPad mini menggunakan konektor Lightning milik Apple. Jika kabel Lightning yang disertakan iPad hilang, Anda harus membeli yang baru seharga $20 (Rp190 ribu).
Bagaimana dengan proteksi terhadap anak-anak dari konten berbahaya? Meskipun iPad memungkinkan Anda memblokir beberapa aplikasi bawaan Apple dan membatasi konten, Anda tidak dapat memblokir aplikasi dari pihak ketiga, tidak dapat memonitor apa yang anak Anda lakukan dan tidak dapat membatasi waktu penggunaan mereka.Karena sistem operasi Android dalam Nexus 7 memberikan akses lebih besar, ada aplikasi seperti Kytephone, yang menciptakan sebuah ruang terpisah, agar anak-anak Anda hanya dapat menggunakan aplikasi yang telah Anda pilih. Ada juga Funamo, yang menawarkan kepada para orangtua kemampuan untuk memblokir apa saja, mulai dari situs dewasa hingga aplikasi yang berbahaya, serta membatasi waktu anak dalam menggunakan perangkat tersebut.Nexus 7 adalah salah satu dari sedikit tablet di pasaran sekarang yang memiliki chip Near Field Communications (NFC) tertanam. Dengan NFC pada perangkat tersebut, Anda dapat berbagi kontak atau informasi lainnya dengan perangkat Android yang berbeda hanya dengan menyentuhkan bagian belakang perangkat secara bersamaan.Anda juga dipermudah dengan sistem baru pembayaran seperti ISIS dan Google Wallet yang memungkinkan Anda menyentuhkan perangkat Anda pada kasir untuk membayar. Dan generasi baru headphone seperti Sony MDR-1RBT dapat dihubungkan dengan Nexus 7 secara otomatis saat Anda menyentuhkannya ke chip NFC.Sementara itu, iPad mini, seperti halnya pada semua produk Apple, tidak memiliki NFC. Mungkin kita akan melihatnya ketika iPad Mini 2 diluncurkan.Ingin berbagi artikel ini dengan teman-teman Anda di Google atau LinkedIn? Anda tidak akan bisa melakukan itu secara langsung dari Safari, browser bawaan iPad mini. Apple iOS membatasi Anda dari Facebook dan Twitter. Pada Nexus 7 dan perangkat Android lainnya, ada satu menu berbagi yang berisi semua pilihan Anda dan tersedia dari setiap aplikasi yang diunduh yang mampu berbagi konten.
Manfaat Rahasia Dari Vitamin C
Jika Anda memiliki perhatian lebih terhadap bagian tengah tubuh Anda (siapa sih yang tidak?) dan ingin supaya bagian itu lebih langsing, pertimbangkanlah bumbu rahasia ini. Pakar bilang, bumbu rahasia ini mampu menyingkirkan lemak perut.Natasha Turner, ND menulis dalam “Chatelaine” mengenai kekuatan vitamin C dalam melangsingkan tubuh. Jika Anda tidak mengetahui tentang kemampuan vitamin C dalam untuk menghilangkan lemak, ini dia:
“Vitamin C adalah salah satu suplemen yang paling banyak digunakan saat ini, namun banyak orang tidak menyadari bahwa vitamin C juga memegang peranan penting dalam menentukan tingkat gula darah kita,” tulis Turner.Berbagai sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa pasien yang mengonsumsi 1000 mg vitamin C setiap hari selama enam pekan mengalami penurunan tingkat gula darah, trigliserida, dan kolesterol (LDL) dan tingkat insulin.“Vitamin C dan glukosa memiliki struktur kimia yang sama,” lanjutnya. “Ketika keduanya memiliki tingkat ketinggian yang sama, mereka saling bersaing untuk memasuki sel.”Jika ada banyak glukosa, maka lebih sedikit vitamin C yang dapat masuk ke dalam dan membuat sel menjadi kekurangan vitamin. Menjaga tingkat vitamin C di dalam tubuh Anda sama pentingnya dengan menjaga kestabilan tingkat gula darah dengan pola makan yang rendah indeks glukosa (tingkat kandungan makanan yang dapat mempengaruhi kadar gula darah).Mengagumkan! Saya saat ini mengonsumsi suplemen probiotik yang mengandung vitamin C yang tinggi. Suplemen itu disebut Vidazorb Super C dan itu dapat benar-benar memengaruhi kesehatan pencernaan saya.Saya berpikir, apakah mungkin suplemen tersebut dapat membantu saya dalam mengurangi sedikit lemak dalam perut? Saya harap sih demikian.Apakah Anda telah cukup mengonsumsi vitamin C?
Langganan:
Postingan (Atom)








